Tampilkan postingan dengan label Web Dinamis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Web Dinamis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Oktober 2016

Aplikasi yang digunakan untuk belajar WebDinamis





     Sekarang zaman sudah mulai modern ,semua orang sudah beralih ke WebDinamis ,dan hampir tidak ada yang menggunakan WebStatis. Oleh karena itu, bagi anda yang ingin mempelajari bagaimana membuat WebDinamis, saya akan memberikan software yang diperlukan untuk memulai pembelajaran.Langsung saja simak di bawah ini.


1.Text Editor
Aplikasi ini digunakan untuk membuat code seperti HTML,CSS,JavaScript dan lain lain. Menjadi lebih mudah ,karena terdapat fitur seperti mengubah warna teks pada tag tertentu,dan menyembunyikan sebagian script agar tidak ditampilkan pada text editor supaya lebih rapi saat coding.

Notepad++
Sublime Text

2.WebServer Lokal

Untuk dapat menjalankan server di komputer lokal, kita harus menginstall aplikasi web server yang mendukung PHP serta aplikasi database MySQL. Untungnya terdapat banyak aplikasi yang membundle ketiga program ini, salah satunya adalah :

XAMPP
WAMPP

3.Browser

Untuk menampilkan hasil dari kode yang telah kita buat di TextEditor ,anda memerlukan Browser untuk menampilkan hasilnya.

GoogleChrome
MozillaFirefox

Sabtu, 08 Oktober 2016

Cara Install XAMPP di Windows




     Apa itu XAMPP ? ,XAMPP adalah aplikasi yang digunakan untuk membuat server lokal ,Untuk dapat menjalankan server di komputer lokal, kita harus menginstall aplikasi web server yang mendukung PHP serta aplikasi database MySQL. Untungnya terdapat banyak aplikasi yang membundle ketiga program ini, salah satunya adalah XAMPP.

Jika anda masih belum punya aplikasi
XAMPP ,anda bisa mendownloadnya dengan membuka link berikut : XAMPP , lalu anda pilih sesuai dengan spesifikasi komputer yang anda gunakan.



Cara menginstall XAMPP di Windows


Jika anda sudah selesai mendownload Installer XAMPP ,silahkan anda ikuti langkah langkah menginstall XAMPP.



Langkah 1: Non-aktifkan anti-virus karena dapat menyebabkan beberapa komponen XAMPP tidak bisa di Install dengan lancar.
Langkah 2: Untuk pengguna Windows 7, Anda akan melihat jendela pop up, peringatan tentang User Account Control (UAC) yang aktif pada sistem. Klik “OK” untuk melanjutkan instalasi.
Cara-Instal-XAMPP-Web-Server-di-Windows-0-Nyekrip
Langkah 3: Mulai proses instalasi dengan klik dua kali pada instaler XAMPP. Klik ‘Next’ setelah splash screen.
Cara-Instal-XAMPP-di-Windows-1-nyekrip.jpg
Langkah 4: Di sini, kita dapat memilih komponen yang ingin kita instal. Pilih pilihan default dan klik ‘Next’.
Cara-Instal-XAMPP-di-Windows-5-nyekrip
Langkah 5: Pilih folder sebagai tempat XAMPP akan diinstal, di folder ini akan menampung semua file aplikasi web kita, jadi pastikan untuk memilih drive yang memiliki banyak ruang(space).
Cara-Instal-XAMPP-di-Windows-6-nyekrip
Langkah 6: Layar berikutnya adalah promo untuk BitNami, sebuah toko aplikasi untuk server perangkat lunak. Hapus kotak centang ‘Learn more about BitNami for XAMPP’.
Cara-Instal-XAMPP-di-Windows-7-nyekrip
*hapus centangnya.
Langkah 7: Sekarang Setup sudah siap untuk menginstall XAMPP. Klik Next dan tunggu instaler untuk membongkar paket-nya dan memasang komponen yang dipilih. Mungkin memakan waktu beberapa menit. Nanti mungkin kita akan diminta untuk menyetujui akses Firewall untuk komponen tertentu (seperti Apache) selama proses instalasi.
Langkah 8: Proses Install sudah selesai! Pilih Kotak centang ‘Do you want to start the Control Panel now?’ untuk membuka panel kontrol XAMPP.


Cara menggunakan XAMPP Control Panel

XAMPP control panel memberi kita kontrol penuh atas semua komponen XAMPP yang telah di Install. Kita dapat menggunakan Control Panel untuk memulai / menghentikan modul yang berbeda, meluncurkan Unix shell, membuka Windows explorer sampai melihat semua operasi yang sedang berjalan di balik layar.
Berikut ini adalah gambaran singkat dari Control Panel. Untuk saat ini, kita hanya perlu tahu bagaimana untuk memulai dan menghentikan server Apache.

Keterangan dari nomor-nomor diatas adalah:
  • Nomor 1. Tempat Log semua aktifitas
  • Nomor 2. Alat untuk kontrol module XAMPP
  • Nomor 3. Menampilkan service yang sedang berjalan dibalik layar
  • Nomor 4. Membuka windows explorer
  • Nomor 5. Membuka Unix Shell
  • Nomor 6. Menampilkan semua proses dalam server
  • Nomor 7. Membuka panel konfigurasi

Thanks to : nyekrip.com

Kamis, 06 Oktober 2016

Pengertian & Perbedaan antara Web Dinamis & Web Statis




          Apa sih Web Dinamis itu?? Apa sih Web Statis itu?? ,saat ini cukup banyak orang yang belum mengetahui tentang Web Dinamis dan Web Statis. Dipostingan kali ini saya akan memberikan informasi tentang Web Dinamis dan Web Statis secara mendetail.Sekarang kita muali dari Pengertian dari Web Statis terlebih dahulu.


  • Web Statis adalah web yang isi/kontennya tetap dan jarang dirubah. Karena isi konten dari Web Statis ini menjadi satu dengan Script HTML pada web tersebut ,sehingga developer dari web tersebut malas untuk merubah konten dari web tersebut .Ditambah lagi jika kita mengupdate konten website tersebut maka kemungkinan besar kita malah menghapus salah satu script dari HTML tersebut , yang mengakibatkan tampilan dari website kita berubah.



  • Web Dinamis adalah web yang isi/kontennya sering berubah ubah. Sebuah web dinamis dirancang dengan menggunakan berbagai bahasa pemrograman web ,baik itu jenis Client side script ataupun Server side script. Bahasa pemrograman dari sisi server yang paling sering digunakan adalah PHP (Hypertext Preprocessor) ,yang fungsinya adalah untuk menginput, mengedit, mengambil dan mengolah data dari database untuk ditampilkan di halaman websitenya. Sedangkan bahasa dari sisi Client-nya adalah "HTML , CSS , dan JavaScript/JQuery ".

          Setelah membahas pengertian tentang Web Statis & Dinamis , sekarang waktunya membahas tentang Keunggulan & Kekurangan dari Web Statis & Dinamis. Apa saja keunggulan/kekurangannya?? langsung simak saja di bawah ini.

  • Keunggulan Web Statis :


  1. Tidak perlu keahlian pemrograman untuk membuat halaman statis.
  2. Dapat dilihat langsung oleh web browser tanpa membutuhkan aplikasi server.
  3. Lebih mudah untuk website development karena biasanya menggunakan bahasa pemograman HTML.

  • Kekurangan Web Statis :
  1. Kontennya statis, tidak berubah-ubah.
  2. Terbatas dalam interaksi dengan pengunjung.
  3. Tidak menggunakan database.
  4. Tidak menggunakan pemrograman PHP di server.
  • Keunggulan Web Dinamis :
  1. Konten dan layout dapat berubah-ubah.
  2. Menggunakan dynamic html (DHTML).
  3. Menggunakan pemrograman server untuk mengatur perubahan data.
  4. Dapat menggunakan CMS (content management system) untuk mengubah konten website.
  5. Konten web dan layout halaman dibuat terpisah, sehingga loading halaman lebih cepat.
  6. Dapat menggunakan database untuk menyimpan konten.
  7. Bisa mepasilitasi komunikasi dua arah antara admin dan visitor.
  8. Konten terbaru selalu berada di urutan pertama karena untuk memperjelas konten yang diupdate.
  • Kekurangan Web Dinamis :
  1. Lebih kompleks, sehingga sulit dalam pencarian Search Engine.

Sekarang saya akan memberi contoh Website Dinamis.
  • Website Dinamis : Blog, Social Media, Search Engine, Online Shop
  • Contoh Situs : blogger.com , facebook.com , google.com , bukalapak.com , lazada.co.id , instagram.com ,dan lain lain